Full width home advertisement

Travel the world

Climb the mountains

Post Page Advertisement [Top]


https://www.pexels.com/photo/apple-laptop-notebook-office-39284/


Website profesional sangat dibutuhkan untuk meningkatkan citra sebuah perusahaan yang dapat menarik minat pelanggan. Tampilan yang meyakinkan dari sebuah website akan membuat orang yang berkunjung ke website tersebut yakin dan percaya bahwa pemilik website tersebut adalah seseorang atau perusahaan yang terpercaya, profesional, dan bisa diandalkan. Salah satu bagian penting dari sebuah website agar terlihat profesional adalah desain. Desain melibatkan hampir semua hal mulai dari pembuatan pemilihan program, layout, pemilihan huruf, pemilihan warna, termasuk juga logo. Pengunjung yang datang ke sebuah website bisa merasa nyaman, betah, dan bisa mengeksplor serta menemukan apa yang diinginkannya dengan mudah apabila website tersebut memiliki desain dan navigasi yang baik. Sayangnya, belum semua website bisa dibilang website profesional.

Jadi, apa itu website profesional? dan bagaimana cara membuatnya?

Kita mulai dari website dulu ... 

Website dapat diartikan sebagai suatu kumpulan-kumpulan halaman yang menampilkan berbagai macam informasi teks, data, gambar diam ataupun bergerak, data animasi, suara, video maupun gabungan dari semuanya, baik itu yang bersifat statis maupun yang dinamis, dimana membentuk satu rangkaian bangunan yang saling berkaitan dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan halaman atau hyperlink.

Definisi secara umum, website adalah kumpulan dari berbagai macam halaman situs yang terangkum di dalam sebuah domain atau subdomain, yang berada di dalam WWW (World Wide Web) dan tentunya terdapat di dalam Internet. Halaman website biasanya berupa dokumen yang ditulis dalam format Hyper Text Markup Language (HTML).

Lalu, seperti apa website profesional itu?

1. Navigasi website harus intuitif
Menu memegang peranan penting sebagai guide yang akan menavigasi sekaligus mengarahkan pengunjung untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Tata letak dan pemilihan desain tombol (menu) sangat penting. Sebuah website profesional biasanya memiliki menu primer di bawah header atau di atas header menggunakan bar horizontal. Sedangkan untuk menu sekunder, pada umumnya akan diletakkan di bawah bar navigasi utama.

Pilihan menu sekunder juga bisa memanfaatkan margin situs di sebelah kiri atau di sebelah kanan yang kita kenal dengan istilah sidebar. Mengapa sebuah navigasi website yang intuitif begitu penting? Jawabannya sederhana, karena navigasi yang membingungkan akan membuat pengunjung enggan untuk melanjutkan mencari apa yang ingin mereka ketahui.

2. Desain logo harus profesional
Agar website terlihat profesional dan terpercaya, anda juga harus memiliki sebuah logo profesional di website tersebut. Logo merupakan salah satu bagian penting yang tidak boleh ditinggalkan ketika mendesain website. Karena logo bisa menjadi “pengingat” bagi para pengunjung. Logo yang profesional dan di desain berkelas memudahkan pengunjung baru akan lebih mudah mengingat website tersebut.
Selain desain logo, penempatan logo juga penting. Salah satu aturan penempatan logo agar mudah terlihat dan mudah diingat adalah, tempatkan logo dengan resolusi tinggi di sudut kiri atas halaman web.

3. Lupakan desain yang terlalu ramai
Kadangkala kita ingin menempatkan segala sesuatunya di halaman utama agar pengunjung bisa langsung melihat dan tertarik. Akan tetapi, kadangkala menempatkan terlalu banyak pilihan di menu utama (home page) akan membuat website tersebut terlihat sangat berantakan dan membingungkan.
Salah satu ciri website profesional adalah, memiliki desain yang rapi dan bersih. Jadi, lupakan menempatkan berbagai gambar, tulisan, atau berbagai informasi yang akan membuat website terlihat seperti bak sampah.

4. Gunakan warna-warna yang tepat
Kadangkala, kita menginginkan sebuah website yang didesain berdasarkan warna logo yang kita miliki. Namun, seringkali logo tersebut dibangun dengan warna-warna yang terlalu mencolok dan tidak nyaman dipandang dalam waktu lama sehingga website terlihat mengerikan.

Pemilihan warna yang strategis, terutama warna-warna netral, akan membuat website tersebut tampil lebih elegant, lebih modern, dan lebih bersih. Pemilihan palet warna yang tepat untuk desain web akan memudahkan mata pengunjung fokus pada konten yang ada.

5. Manjakan mata munjung website
Sebuah website yang penuh sesak, misalnya penuh dengan tulisan yang ruang atau spasi antar paragrafnya, spasi antar tulisan, dan spasi antar gambar atau foto begitu dekat akan membuat mata mudah lelah dan kebingungan. Jika ingin membuat website profesional, anda wajib mempertimbangkan hal ini (spasi) untuk memberikan ruang kepada pengunjung agar bisa bernafas dan mudah bagi mata mereka.
Sebagian besar masalah yang sering timbul yang berkaitan dengan penggunaan spasi dalam penempatan judul, paragraf, dan gambar adalah ketika website tersebut dibuka melalui ponsel atau tablet.

6. Pilihlah font yang mudah dibaca di berbagai perangkat
Kunci sukses dari sebuah website untuk membuat pengunjungnya merasa betah adalah pemilihan font yang tepat. Pemilihan font yang mudah untuk dibaca dan ditampilkan dengan ukuran yang tepat akan membuat informasi yang ada di website tersebut lebih mudah tersampaikan.

Memilih font yang tepat, mudah dibaca, dan enak untuk dipandang serta tidak membuat mata mudah lelah sangat penting mengingat website tidak hanya dibuka melalui komputer atau laptop. Melainkan seringkali diguka juga melalui tablet atau smartphone yang mungkin akan menampilkan font dengan ukuran yang berbeda.

Perlu diketahui, ada beberapa jenis font yang waktu loading-nya sedikit lebih lama karena berat. Jadi, tidak hanya mempertimbangkan pemilihan font dengan bentuk yang tepat, melainkan kita juga harus mempertimbangkan waktu yang dibutuhkan untuk loading sebuah huruf sebelum ditampilkan. Tips memilih font untuk website profesional diantaranya adalah, pilihlah font yang bisa menampilkan sekitar 15 hingga 20 kata per baris, pada desain yang lebarnya antara 900 hingga 1000 pixels.

7. Gunakan desain responsif
Desain yang responsif akan bisa menyesuaikan dirinya dengan berbagai perangkat dan browser. Ada banyak browser profesional yang populer, diantaranya adalah: Firefox, Internet Explorer, Google Chrome, Safari, dan Opera. Antara browser yang ada di PC dan laptop seringkali akan menampilkan desain, tata letak, dan besar huruf yang sedikit berbeda dengan smartphone atau tablet. Mempertimbangkan sebuah desain yang responsif yang bisa menyesuaikan dirinya ketika dibuka di berbagai perangkat dengan berbagai browser juga merupakan bagian dari profesionalitas.

8. Gunakan foto-foto berkualitas
Website yang sudah terlihat menarik, memiliki tampilan yang bersih dan intuitif, masih belum bisa dikatakan profesional apabila tidak didukung foto atau gambar yang juga profesional. Pemilihan gambar yang tepat, elegant, informatif, dan memiliki pixel yang baik adalah sebuah keharusan. Karena sebuah foto dengan pixel yang rendah, akan membuat foto terlihat kabur dan blur. Sehingga website tidak akan bisa tampil prima.






No comments:

Post a Comment

Bottom Ad [Post Page]

| Designed by Colorlib