Website
profesional sangat
dibutuhkan untuk meningkatkan citra sebuah perusahaan yang dapat menarik minat
pelanggan. Tampilan yang meyakinkan dari sebuah website akan membuat orang yang
berkunjung ke website tersebut yakin dan percaya bahwa pemilik website tersebut
adalah seseorang atau perusahaan yang terpercaya, profesional, dan bisa
diandalkan. Salah satu bagian penting dari sebuah website agar terlihat
profesional adalah desain. Desain melibatkan hampir semua hal mulai dari
pembuatan pemilihan program, layout, pemilihan huruf, pemilihan warna, termasuk
juga logo. Pengunjung yang datang ke sebuah website bisa merasa nyaman,
betah, dan bisa mengeksplor serta menemukan apa yang diinginkannya dengan mudah
apabila website tersebut memiliki desain dan navigasi yang baik. Sayangnya,
belum semua website bisa dibilang website profesional.
Jadi,
apa itu website profesional? dan bagaimana cara membuatnya?
Kita
mulai dari website dulu ...
Website
dapat diartikan sebagai suatu kumpulan-kumpulan halaman yang menampilkan
berbagai macam informasi teks, data, gambar diam ataupun bergerak, data
animasi, suara, video maupun gabungan dari semuanya, baik itu yang bersifat
statis maupun yang dinamis, dimana membentuk satu rangkaian bangunan yang
saling berkaitan dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan halaman atau
hyperlink.
Definisi secara umum, website adalah kumpulan dari berbagai macam halaman situs yang terangkum di dalam sebuah domain atau subdomain, yang berada di dalam WWW (World Wide Web) dan tentunya terdapat di dalam Internet. Halaman website biasanya berupa dokumen yang ditulis dalam format Hyper Text Markup Language (HTML).
Lalu,
seperti apa website profesional itu?
1. Navigasi website harus
intuitif
Menu memegang peranan penting sebagai guide yang akan menavigasi sekaligus mengarahkan
pengunjung untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Tata letak dan pemilihan
desain tombol (menu) sangat penting. Sebuah
website profesional biasanya memiliki menu primer di bawah header atau di atas header menggunakan bar horizontal. Sedangkan untuk
menu sekunder, pada umumnya akan diletakkan di bawah bar navigasi utama.
Pilihan menu sekunder juga bisa
memanfaatkan margin situs di sebelah kiri
atau di sebelah kanan yang kita kenal dengan istilah sidebar. Mengapa sebuah navigasi website
yang intuitif begitu penting? Jawabannya sederhana, karena navigasi yang
membingungkan akan membuat pengunjung enggan untuk melanjutkan mencari apa yang
ingin mereka ketahui.
2. Desain logo harus
profesional
Agar website terlihat profesional dan
terpercaya, anda juga harus memiliki sebuah logo profesional di website
tersebut. Logo merupakan salah satu bagian penting yang tidak boleh
ditinggalkan ketika mendesain website. Karena logo bisa menjadi “pengingat” bagi
para pengunjung. Logo yang profesional dan di desain berkelas memudahkan
pengunjung baru akan lebih mudah mengingat website tersebut.
Selain desain logo, penempatan logo juga
penting. Salah satu aturan penempatan logo agar mudah terlihat dan mudah diingat
adalah, tempatkan logo dengan resolusi tinggi di sudut kiri atas halaman web.
3. Lupakan desain yang
terlalu ramai
Kadangkala kita ingin menempatkan segala
sesuatunya di halaman utama agar pengunjung bisa langsung melihat dan tertarik.
Akan tetapi, kadangkala menempatkan terlalu banyak pilihan di menu utama (home page) akan membuat website tersebut terlihat
sangat berantakan dan membingungkan.
Salah satu ciri website profesional adalah,
memiliki desain yang rapi dan bersih. Jadi, lupakan menempatkan berbagai
gambar, tulisan, atau berbagai informasi yang akan membuat website terlihat
seperti bak sampah.
4. Gunakan warna-warna yang
tepat
Kadangkala, kita menginginkan sebuah website
yang didesain berdasarkan warna logo yang kita miliki. Namun, seringkali logo
tersebut dibangun dengan warna-warna yang terlalu mencolok dan tidak nyaman
dipandang dalam waktu lama sehingga website terlihat mengerikan.
Pemilihan warna yang strategis, terutama
warna-warna netral, akan membuat website tersebut tampil lebih elegant, lebih
modern, dan lebih bersih. Pemilihan palet warna yang tepat untuk desain web
akan memudahkan mata pengunjung fokus pada konten yang ada.
5. Manjakan mata munjung
website
Sebuah website yang penuh sesak, misalnya penuh
dengan tulisan yang ruang atau spasi antar paragrafnya, spasi antar tulisan,
dan spasi antar gambar atau foto begitu dekat akan membuat mata mudah lelah dan
kebingungan. Jika ingin membuat website profesional, anda wajib
mempertimbangkan hal ini (spasi) untuk memberikan ruang kepada pengunjung agar
bisa bernafas dan mudah bagi mata mereka.
Sebagian besar masalah yang sering timbul yang
berkaitan dengan penggunaan spasi dalam penempatan judul, paragraf, dan gambar
adalah ketika website tersebut dibuka melalui ponsel atau tablet.
6. Pilihlah font yang mudah
dibaca di berbagai perangkat
Kunci sukses dari sebuah website untuk membuat
pengunjungnya merasa betah adalah pemilihan font yang tepat. Pemilihan font
yang mudah untuk dibaca dan ditampilkan dengan ukuran yang tepat akan membuat
informasi yang ada di website tersebut lebih mudah tersampaikan.
Memilih font yang tepat, mudah dibaca, dan enak
untuk dipandang serta tidak membuat mata mudah lelah sangat penting mengingat
website tidak hanya dibuka melalui komputer atau laptop. Melainkan seringkali
diguka juga melalui tablet atau smartphone yang mungkin akan menampilkan font
dengan ukuran yang berbeda.
Perlu diketahui, ada beberapa jenis font yang
waktu loading-nya sedikit lebih lama karena berat. Jadi,
tidak hanya mempertimbangkan pemilihan font dengan bentuk yang tepat, melainkan
kita juga harus mempertimbangkan waktu yang dibutuhkan untuk loading sebuah huruf sebelum ditampilkan. Tips memilih
font untuk website profesional diantaranya adalah, pilihlah font yang bisa
menampilkan sekitar 15 hingga 20 kata per baris, pada desain yang lebarnya
antara 900 hingga 1000 pixels.
7. Gunakan desain responsif
Desain yang responsif akan bisa menyesuaikan
dirinya dengan berbagai perangkat dan browser. Ada banyak browser profesional
yang populer, diantaranya adalah: Firefox, Internet Explorer, Google Chrome,
Safari, dan Opera. Antara browser yang ada di PC dan laptop seringkali akan
menampilkan desain, tata letak, dan besar huruf yang sedikit berbeda dengan
smartphone atau tablet. Mempertimbangkan sebuah desain yang responsif yang
bisa menyesuaikan dirinya ketika dibuka di berbagai perangkat dengan berbagai
browser juga merupakan bagian dari profesionalitas.
8. Gunakan foto-foto
berkualitas
Website yang sudah terlihat menarik, memiliki
tampilan yang bersih dan intuitif, masih belum bisa dikatakan profesional
apabila tidak didukung foto atau gambar yang juga profesional. Pemilihan gambar
yang tepat, elegant, informatif, dan memiliki pixel yang baik adalah sebuah
keharusan. Karena sebuah foto dengan pixel yang rendah, akan membuat foto
terlihat kabur dan blur. Sehingga website tidak akan bisa tampil prima.



No comments:
Post a Comment